PEMANFAATAN LIMBAH TEMBAKAU SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DI KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI

  • Bekti Nugraheni

Abstract

Pestisida merupakan senyawa kimia yang sering digunakan pada lahan pertanian
namun, penggunaan pestisida memiliki risiko mencemari lingkungan dan lahan pertanian.
Cemaran pestisida dalam tanah dapat mengganggu keseimbangan jamur alami pada tanah.
Oleh karena itu, perlu dikembangkan alternatif pestisida khususnya dari bahan alam yang
cukup aman dan ramah lingkungan. Salah satu metabolit sekunder tanaman yang mampu
berfungsi sebagai pestisida adalah senyawa nikotin. Senyawa tersebut dapat digunakan
sebagai pestisida karena merupakan agonis reseptor asetilkolin nikotinik. Tembakau
mengandung nikotin yang cukup tinggi. Meskipun demikian, daunnya memiliki nilai ekonomi
yang tinggi sehingga perlu dikembangkan pestisida nabati dari bagian lain dari tembakau
seperti batang. Nikotin efektif terhadap kutu hijau, Plutella xylostella, ulat grayak, dan larva
Aedes aegypti. Tanaman tembakau banyak dibudidayakan masyarakat Kecamatan Selo
Kabupaten Boyolali. Daun tembakau mempunyai nilai ekonomis tinggi pada industri rokok
namun limbah tembakau belum dimanfaatkan dengan baik. Kegiatan dilakukan secara
langsung dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pestisida nabati dari tanaman
tembakau. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman petani mengenai konsep
dan manfaat pestisida nabati serta munculnya minat untuk menerapkan pestisida tembakau
sebagai alternatif pengendalian hama. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa
pemanfaatan limbah tembakau berpotensi mendukung kemandirian petani dalam penyediaan
pestisida ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kata kunci: tembakau, pestisida nabati, nikotin

Published
2026-09-25
How to Cite
Bekti Nugraheni. (2026). PEMANFAATAN LIMBAH TEMBAKAU SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DI KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI. REPOSITORY STIFAR. Retrieved from https://repository.stifar.ac.id/Repository/article/view/899
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 > >>