UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis

  • Dewi Ramonah

Abstract

Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri flora normal kulit yang
dapat menjadi patogen oportunistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas dan perbedaan aktivitas antibakteri sabun cair ekstrak biji pepaya (Carica
papaya L.) dengan variasi konsentrasi ekstrak biji pepaya sebesar 40%, 50%, dan
60% terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis, serta mengetahui sediaan
sabun cair ekstrak biji pepaya memenuhi karakteristik fisik yang sesuai. Ekstrak
diperoleh dengan metode remaserasi menggunakan etanol 96%, lalu
diformulasikan ke dalam sabun cair. Uji antibakteri dilakukan menggunakan
metode sumuran, dengan pengukuran menggunakan jangka sorong. Hasil
penelitian menunjukkan adanya kecenderungan bahwa peningkatan konsentrasi
ekstrak biji pepaya berbanding lurus dengan peningkatan aktivitas antibakteri
terhadap Staphylococcus epidermidis. Sabun cair ekstrak biji pepaya konsentrasi
60% menghasilkan zona hambat terbesar (1,1506 ± 0,0399 cm), diikuti 50%
(0,8737 ± 0,0297 cm) dan 40% (0,6588 ± 0,0112 cm). Kontrol positif
menunjukkan zona hambat 1,6649 ± 0,0292 cm, sementara kontrol negatif tidak
menunjukkan aktivitas antibakteri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sediaan
sabun cair ekstrak biji pepaya memenuhi karakteristik fisik sesuai dengan standar
yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya
memiliki potensi sebagai bahan antibakteri alami terhadap Staphylococcus
epidermidis dalam sediaan sabun cair, khususnya pada konsentrasi 60% yang
memberikan zona hambat terbesar serta memenuhi karakteristik fisik sediaan.
Kata Kunci: antibakteri, biji pepaya, sabun cair, Staphylococcus epidermidis.

Published
2026-03-03
How to Cite
Dewi Ramonah. (2026). UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis . REPOSITORY STIFAR. Retrieved from https://repository.stifar.ac.id/Repository/article/view/840
Section
Articles