Pemberdayaan Ekonomi Warga Desa Jubelan Melalui Pembuatan Produk Olahan Jahe Merah

  • Bekti Nugraheni

Abstract

Abstrak
Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang cukup tinggi
sehingga tanaman herbal bermanfaat pengobatan sangat mudah ditemui. Selama ini
masyarakat lebih memilih mengkonsumsi obat herbal karena beranggapan bahwa obat
herbal lebih aman daripada obat sintesis. Selain itu obat herbal juga memiliki efek samping
yang lebih kecil dibandingkan dengan obat sitesis. Jahe merupakan salah satu tanaman
herbal yang memiliki kandungan vitamin A, B, C, lemak, protein, pati, damar, asam organik,
oleoresin (gingerin) dan minyak terbang (zingeron, zingerol, zingiberol, zingberin, borneol,
sineol, dan felandren. Jahe juga mengandung minyak atsiri dan oleoresin. Berdasarkan
kandungan minyak atsirinya, jahe merah memiliki kadar paling tinggi, kemudian jahe emprit
dan jahe gajah. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan informasi mengenai
pengembangan hasil olahan tanaman herbal yakni produk olahan jahe merah yakni berupa
sediaan sirup, serbuk jamu instan, dan jahe latte yang dapat dimanfaatkan bagi warga desa
Jubelan Kecamatan Sumowono untuk meningkatkan taraf perekonomian dengan peningkatan
kegiatan usaha kecil menengah. Metode yang dilakukan adalah pendekatan melalui
brainstroming kepada perangkat desa dan melibatkan peran serta perwakilan dari 36 ibu
PKK desa Jubelan Kecamatan Sumowono. Ibu PKK sangat antusias dan akan membagikan
informasi dalam pemberdayaan di lingkungan tempat tinggal mereka masing masing melalui
pertemuan RT yang dilaksanakan setiap bulannya

Kata kunci: Desa Jubelan, Jahe Merah, Pemberdayaan Ekonomi, Produk Olahan

Published
2026-09-25
How to Cite
Bekti Nugraheni. (2026). Pemberdayaan Ekonomi Warga Desa Jubelan Melalui Pembuatan Produk Olahan Jahe Merah. REPOSITORY STIFAR. Retrieved from https://repository.stifar.ac.id/Repository/article/view/887
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>