Pengaruh Konsentrasi Etanol dan Konsentrasi Ekstrak Bunga Mawar Merah (Rosa hybrida Hora Syn damascena Mill.) terhadap Nilai Sun Protection Factor (SPF)
Abstract
Bunga mawar merah memiliki kandungan antosianin dan antioksidan yang dapat mencegah
kerusakan sel akibat paparan sinar UV. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi etanol dan konsentrasi ekstrak
bunga mawar merah (Rosa hybrida Hora Syn damascena Mill.) terhadap nilai Sun Protection
Factor (SPF) secara spektrofotometri UV. Ekstrak etanol bunga mawar merah diperoleh dengan
metode refluks menggunakan pelarut etanol dengan konsentrasi yaitu 50%, 70%, dan 96%.
Konsentrasi ekstrak bunga mawar merah yang digunakan adalah 40, 60, 80, 100, dan 120 ppm,
dilarutkan menggunakan aquadest, kemudian dilakukan penentuan nilai SPF. Hasil nilai SPF
ekstrak bunga mawar merah dengan etanol 50% berturut-turut adalah 2,46, 3,59, 4,77, 6,22, dan
7,12. Nilai SPF ekstrak bunga mawar merah dengan etanol 70% adalah 2,29, 3,48, 4,58, 5,76, dan
6,83 dan nilai SPF yang diekstrak dengan konsentrasi etanol 96% adalah 2,10, 3,13, 4,16, 5,22, dan
6,20. Hasil analisis statistika menggunakan uji Kruskall Wallis menunjukkan tidak ada pengaruh
nilai SPF bunga mawar merah yang diekstraksi dengan etanol 50%, 70%, maupun 96%, tetapi ada
pengaruh antar konsentrasi ekstrak dan kelompok terhadap nilai SPF yang ditunjukkan dengan nilai
signifikasi lebih kecil dari 0,05.
Kata Kunci: Bunga mawar merah, Etanol, Spektrofotometri UV, Sun Protection Factor (SPF),
Refluks.














